Ciptakan Insan Berjiwa Alquran

 25 Februari 2014    madi    Pemerintahan

Didampingi sang suami Endry Elfran Syafril, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menghadiri istigasah dan tausiyah serta zikir muhasabah dengan penceramah Syekh Ali Jaber Al Hafiedz dari Madinah pada pembukaan MTQ ke-36 tingkat Kabupaten Kukar. Tausiyah ini dihadiri pula Wabup Kukar HM Ghufron Yusuf, Ketua DPRD Kukar Salehudin, sejumlah kepala SKPD, para camat 18 kecamatan, kafilah peserta MTQ kabupaten, serta ribuan warga muslim Kembang Janggut dan sekitarnya. Kegiatan ini digelar di lapangan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-36 Kembang Janggut, Bupati Rita Widyasari menyebut bahwa mendatangkan Syekh Ali Jaber tidaklah mudah, sebab harus membatalkan acaranya di salah satu TV swasta nasional. "Untuk itu kita beri tepuk tangan untuk beliau yang meriah," ajak Rita. Menurut Rita, dengan menghadirkan Syekh Ali Jaber, dimaksudkan agar ada orang yang menyampaikan siraman rohani yang betul-betul dari Arab Saudi. "Beliau ini aslinya dari Madinah, lahir di Madinah dan keluarganya juga masih tinggal di Madinah," ujar Rita.
Yang luar biasa tambah Rita, selain dihadiri Syekh Ali Jaber, juga dihadiri sang suami tercinta, karena selama 3 tahun menjadi Bupati, baru kali ini sang suami mendampingi dirinya. "Suami saya ini kalau tidak salah dibilang syekh juga, karena kakek bapaknya orang India asli, neneknya orang Arab, ibunya orang Palembang. Tapi istrinya orang Kutai asli. Kalau dikasih surban, agak-agak mirip syekh lah, apalagi agak kurusan dikit," kelakar Rita disambut tawa hadirin. Rita berharap pelaksanaan MTQ tidak hanya sebagai ajang lomba, namun harus dapat menciptakan orang-orang yang berjiwa dan berakhlak Alquran di Kukar. "Berapa pun biaya pelaksanaan MTQ, apabila tidak bisa menciptakan insan yang berjiwa Alquran akan sia-sia, walau jumlah pesertanya banyak," pesan Rita. Selanjutnya, Rita mengajak momentum MTQ sebagai sarana umat muslim untuk saling mencintai sesamanya, dan mencintai Alquran, dengan membacanya, mempelajari serta mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari dengan penuh keimanan. Senada dengan Bupati Rita, Syekh Ali Jaber Al Hafiedz dalam tausiyahnya mengajak umat muslim untuk selalu dekat dengan Alquran dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Karena dengan berpegang teguh pada Alquran akan membuat selamat dalam kehidupan, baik dunia maupun akhirat. Namun yang mengejutkan, di tengah ceramah Syekh Ali Jaber, dia memanggil jamaah yang berusia di atas 80 tahun. Dan majulah 2 orang lanjut usia (lansia), yang kemudian dihampiri oleh Syekh Ali Jaber. Dalam dialog singkatnya, Syekh berjanji akan menghajikan kedua nenek yang berumur 84 dan 87 tahun itu. "Pak Camat, tolong dibantu semua keperluannya, ini murni dari saya, bukan dari pemerintah," ujar Syekh Ali Jaber, meminta kepada Camat Kembang Janggut Zulkifli. (hmp12/ibr/k9) Sumber : Kaltim Post