"Untuk mengakses Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Kutai Kartanegara silahkan 'klik' Side Banner/Menu Konten DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH di bagian bawah situs ini atau hub. Bidang Statistik dan Pengendalian Pembangunan BAPPEDA Kab. Kukar (Dr. BAHARI JOKO SUSILO, SPT, MP. HP 081227193213)**Ralat waktu pelaksanaan kegiatan Team Building Reformasi Birokrasi dapat diakses di bagian PENGUMUMAN"

Berita


Dispora Rumahkan 108 THL

TENGGARONG –Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) juga menempuh langkah merumahkan tenaga harian lepas (THL)-nya. Jumlahnya mencapai 108 orang. Mereka dirumahkan terhitung sejak tanggal 1 Januari 2016 lalu.


“Terhitung sejak 1 Januari 2016, THL di Dispora kita istirahatkan atau rumahkan dulu,” kata Plt Kepala Dispora Kukar, Tajudin, kemarin. Dispora mengeluarkan surat pemberitahuan terkait hal tersebut dan ditempel di papan pengumuman.

Menurutnya, 108 THL di lingkungan Dispora termasuk di antaranya para wakar yang menjaga sejumlah aset daerah. Seperti di Komplek Stadion Aji Imbut hingga Komplek Stadion Rondong Demang yang memiliki gedung bulu tangkis, dan Kolam Renang Putri Junjung Buyah.

“Itu termasuk wakar-wakar di stadion. Di (stadion) seberang saja 16 orang. Belum lagi kolam renang, Stadion Rondong Demang dan gedung bulu tangkis,” kata Tajudin.

Dispora terpaksa mengambil langkah ini karena belum ada kejelasan anggaran untuk penggajian THL tersebut. Pihaknya tidak berani memperpanjang SK THL karena khawatir tidak bisa membayarkan gaji.
“Sampai saat ini kan belum ada kejelasan. Kebutuhan anggaran untuk THL saja hingga mencapai 1,6 miliar, cukup membebani juga,” tuturnya.

Tajudin mengatakan, ke depannya akan dilakukan evaluasi untuk melihat kebutuhan THL. “Artinya kita harus selektif kan, disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan,” tegasnya.

Untuk itu, dirinya meminta pengertian para THL di Dispora mengingat ketidakpastian anggaran tahun 2016 ini. Sebelumnya, 91 orang THL di DBMSDA Kukar dirumahkan awal tahun 2016. Langkah ini diambil setelah banyaknya pelanggaran yang dilakukan sejumlah THL sepanjang tahun 2015 lalu. Sebagian besar THL bermasalah ini karena tidak disiplin, tapi tetap menjalankan absensi. (ale)


Sumber :: Koran Kaltim