"Untuk mengakses Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Kutai Kartanegara silahkan 'klik' Side Banner/Menu Konten DOKUMEN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH di bagian bawah situs ini atau hub. Bidang Statistik dan Pengendalian Pembangunan BAPPEDA Kab. Kukar (Dr. BAHARI JOKO SUSILO, SPT, MP. HP 081227193213)"

Berita


Satpol Tertibkan Baliho Ilegal

Anggota Satpol PP Kukar sedang menertibkan  baliho yang dianggap liar karena masa tayangnya sudah kedaluwarsa.(joe) - Anggota Satpol PP Kukar sedang menertibkan baliho yang dianggap liar karena masa tayangnya sudah kedaluwarsa.(joe)

TENGGARONG – Sejumlah Baliho yang dipasang tidak pada tempat seharusnya dan yang habis masa waktunya serta baliho yang tidak memiliki izin di dalam kota Tenggarong diberangus Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat Kutai Kartanegara.  Puluhan Baliho ilegal berbagai ukuran yang dianggap liar itu diturunkan dan disita sebagai barang bukti.


Operasi penertiban sejumlah baliho yang melanggar ketentuan dilakukan Senin (29/12) melibatkan puluhan anggota Satpol PP dan Linmas Kukar dipimpin Komandannya Fida Hurasani. Menuut Fida Hurasani barang bukti baliho yang ditertibkan disita dan diamankan di gudang Kantor Satpol PP dan Linmas di komplek Kantor Bupati. 

Dikatakan dari puluhan baliho yang ditertibkan berasal dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah, LSM, Ormas, perusahaan swasta dan lainnya. Baliho tersebut sebagian besar sudah habis masa berlakunya namun belum juga dicabut. “Juga ada baliho yang dipasang bukan pada tempat seharusnya seperti di jalan depan Kantor Bupati hingga Gedung Juang di Jl Jendral Sudirman,” tegas Fida. 

Jika ingin memasang baliho dilokasi-lokasi strategis, Satpol menyarankan untuk memasang di papan-papan baliho komersil atau berbayar yang berada di sepanjang jalur hijau tersebut.  “Kalau mau yang strategis, ya bayar dong, jangan gratisan,” tuturnya.  Fida menghimbau bagi yang ingin memasang baliho sebaiknya berkoordinasi dengan pihaknya. “Kami siap membantu mengurus izinnya sampai memasang dilokasi yang diizinkan,” demikian katanya.(umar)