Deradiving Hibahkan Kompresor Bagi Penyelam Tradisional
TENGGARONG – Manajemen Deradiving mengapresiasi kegigihan Grup Penyelam Tradisional asal Muarakaman yang selama ini membantu tim SAR Gabungan mengevakuasi korban runtuhnya jembatan Kartanegara Tenggarong. Bentuk apresiasi itu diwujudkan dengan menghibahkan sebuah kompresor jenis Low Pressure atau Hoka yang diterima Koordinator Penyelam Tradisional Kaspul Anwar, Selasa (27/12) lalu di lokasi Pusat Evakuasi Jembatan Kartaneara Tenggarong.
Penyerahan kompresor dilakukan oleh Ismail mewakili manajemen Deradiving yang bergerak pada usaha jasa penyelaman bawah air laut dan sungai. Selama berada di Tenggarong Deradiving bersama tim SAR Gabungan membantu proses operasi evakuasi korban Jembatan Kartanegara yang ambruk Sabtu 26 September lalu. Menurut Ismail, hibah satu unit kompresor ini didasari sebuah apresiasi terhadap kegigihan para penyelam tradisional yang selama ini membantu secara sukarela dalam operasi evakuasi korban yang diduga masih terjebak dalam kerangka jembatan di dasar sungai berikut kendaraan mobilnya.
Selain itu pemberian kompresor ini juga sebagai amanat dari pendiri Deradiving Bob Muhidin yang belum lama ini meninggal dunia di tanah suci Mekah saat menjalani ibadah haji tahun 2011 lalu. “Atas nama Almarhum (Bob Muhidin-red), kami hibahkan kompresor ini,” ujarnya. Sekaligus sebagai cinderamata dan kepedulian kami terhadap sesama penyelam. “Agar para penyelam tradisional bisa menyelam dengan sehat dan aman jika dibandingkan dengan kompresor yang selama ini mereka gunakan,” ujar Ismail.
Sementara Koordinator Penyelam Tradisional Kaspul Anwar menyambut gembira atas hibah dan pemberian ini. “Saya ucapkan terima kasih atas pemberian kompresor,” ujarnya. Diakui Kaspul Anwar kedepannya pihaknya merasa aman jika mengunakan kompresor tersebut karena tingkat keamanannya cukup tinggi dan memiliki spesifikasi standar dalam dunia selam menyelam. “Kami akan gunakan kompresor ini untuk penyelaman-penyelaman berikutnya, baik untuk kegiatan sosial seperti ini maupun komersial, karena ini adalah mata pencaharian kami,” tegasnya.
Dalam kesempatan ini, Kaspul mengharapkan Pemkab bisa memberdayakan para penyelam tradisional ini agar kedepannya selain membantu Pemkab dalam setiap operasi di dalam air hingga bisa meningkatkan perekonomian mereka. “Kami berharap adanya perhatian Pemkab dalam hal ini, pasalnya sebagian besar penyelam ini berasal dari keluarga ekonomi menengah ke bawah. Namun kendati demikian, kami tetap siap membantu kapanpun jika memang diperlukan seperti evakuasi korban jembatan ini lagi,” tegas Kaspul.
Keterlibatan Deradiving pada proses evakuasi korban runtuhnya jembatan Kartanegara ini di bawah koordinasi Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura. Karena pendiri Deradiving Almarhum Bob Muhidin merupakan salah satu kerabat Kesultanan Kutai Kertanegara Ing Martadipura. Bahkan almarhum diberi gelar kehormatan oleh Sultan Salehuddin II dengan gelar Demang Jogo Samudro atau Demang Penjaga Lautan. Pemberian gelar ini karena semasa hidupnya, almarhum mendedikasikan dirinya dan berprofesi sebagai penyelam. Deradiving selama menjadi rekanan perusahaan tambang migas yang beroperasi di Kaltim ini denan melakukan pekerjaan bawah air serta pengerjaan kontruksi dasar laut dan pengerukan.(joe)
Berita Lainnya
-
Dikirim Jumat, 30 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Umum / PernikDeradiving Hibahkan Kompresor Bagi Penyelam Tradisional
-
Dikirim Jumat, 30 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | PemerintahanAPBD Kukar 2010 Tercantum Di Lembaran Daerah
-
Dikirim Rabu, 14 Desember 2011 Oleh madi | Pemerintahan
Diikuti Rekanan dan Lurah se-Kecamatan Samboja
Sosialisasi LPSE juga di Kecamatan Samboja -
Dikirim Rabu, 14 Desember 2011 Oleh madi | Pemerintahan
"Amanah Perpres No 54 Tahun 2010"
Sosialisasi LPSE di Kecamatan Muara Muntai -
Dikirim Senin, 12 Desember 2011 Oleh madi | Pemerintahan
Kecamatan Kota Bangun menjadi Yang Pertama
Diskominfo Selenggarakan Sosialisasi LPSE hingga ke Kecamatan -
Dikirim Jumat, 09 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Pemerintahan
Kemarau, OP Dipercepat
Disperindagkop Sambangi 10 Desa -
Dikirim Rabu, 07 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Pemerintahan
Terjadi Defisit Anggaran Rp 748,09 Milyar
Rancangan APBD Kukar 2012 Disahkan