"INGAT PEMILU PRESIDEN, RABU, 09 Juli 2014, GUNAKAN HAK PILIH ANDA DENGAN BAIK DAN BIJAK"

Berita


RSU AM Parikesit, Siap Layani Pasien 24 Jam.

RSU AM Parikesit Tenggarong, Siap melayani pasien 24 Jam. - Gusdut. RSU AM Parikesit Tenggarong, Siap melayani pasien 24 Jam.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit Tenggarong, Sabtu (1/11) lalu, menggelar pelatihan pencanangan pasien safety yang dirangkai penutupan In House Training Patient Safety yang diikuti 30 peserta di Aula RSUD AM Parikesit.


Direktur RSU AM Parikesit Tenggarong Teguh Widodo Slamet menegaskan, di RS yang dipimpinnya terdapat ratusan obat-obatan dan peralatan medis dengan teknologi tinggi. Bermacam tenaga profesi dan non-profesi juga siap memberikan pelayanan kepada pasien 24 jam terus menerus. Keberagaman dan kerutinan pelayanan tersebut harus dikelola dengan baik. Karena jika tidak dilakukan secara baik, dapat mengakibatkan kejadian yang tidak diharapkan dan merugikan pasien.

Keselamatan (safety) saat ini telah menjadi isu global juga untuk rumah sakit. Dikatakan, ada tiga hal penting yang terkait dengan keselamatan di rumah sakit. Yakni, keselamatan pasien (patient safety), keselamatan petugas kesehatan, dan keselamatan bangunan. Yang terakhir ini juga termasuk peralatan di RS yang bisa berdampak pada keselamatan pasien dan petugas.

Namun, keselamatan lingkungan yang berdampak pada pencemaran lingkungan serta keselamatan “bisnis” rumah sakit juga sangat penting, sebab terkait kelangsungan hidup rumah sakit itu sendiri. “Harus diakui bahwa kegiatan institusi rumah sakit tidak dapat berjalan tanpa adanya pasien, sehingga keselamatan pasien yang seharusnya menjadi prioritas utama untuk dilaksanakan,” kata Teguh.

Sementara ketua panitia pelaksana dr Martina Yulianti SpPD didampingi Bagian Hukum dan Humas RSU AM Parikesit Achmad Sugiyanto mengatakan, tujuan dilaksanakan kegiatan ini untuk membuka wawasan para petugas terkait lingkungan RSU AM Parikesit. Termasuk pula mengenai patient safety sehingga mutu pelayanan rumah sakit semakin meningkat.

Dijelaskan, pelayanan kesehatan pada dasarnya untuk menyelamatkan pasien. Dengan berkembangnya ilmu dan teknologi, pelayanan kesehatan khususnya di RS menjadi semakin kompleks dan berpotensi terhadap timbulnya kejadian tidak diharapkan. Apabila tidak dilakukan dengan hati–hati,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta terdiri dari dokter spesialis, kepala bidang dan kepala ruangan di lingkup RSU AM Parikesit Tenggarong. Pelatihan ini menghadirkan instruktur terlatih dan berpengalaman dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Jakarta yang berlangsung selama tiga hari, 30 Oktober hingga 1 November 2008.(hmp04)