Kami Sedang Melakukan Ujicoba Website Kutai Kartanegara. Mohon Maaf Jika Masih Terdapat Beragam Kekurangan. Terima Kasih Atas Kunjungan Anda.

Berita


peserta Bimtek saat mendengarkan arahan Pj Bupati Kukar - rhm
peserta Bimtek saat mendengarkan arahan Pj Bupati Kukar

Upaya Meningkatkan Pengelolan Sumber Pendapatan   Daerah

Pj Bupati Kukar H Sulaiman Gafur, saat menyematkan Tanda Pengenal kepada Peserta Bimtek - rhm Pj Bupati Kukar H Sulaiman Gafur, saat menyematkan Tanda Pengenal kepada Peserta Bimtek

Pj Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) H Sulaiman Gafur pagi tadi Senin, (21/12), membuka Bimbingan Tekhnis (Bimtek) Strategi Peningkatan Anggaran Pendapatan Asli Daerah (PAD), di Gedung Puteri Karang Melenu di Tenggarong Seberang.


Kegiatan itu diselenggarakan, supaya setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi potensi penerimaan daerah secara rasional, kemampuan tekhnis dalam menetapkan target penerimaan daerah sesuai potensi yang dimiliki secara rasional, untuk mengembangkan tekhnik penetapan target pendapatan SKPD sebagai dasar untuk penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD), dan memahami praktek terbaik dalam penetapan pendapatan Daerah, guna meningkatkan pendapatan daerah.

Adapun hadir pada pembukaan tersebut, Kepala Badan/Dinas/Kantor dilingkungan Pemkab Kukar dan pemateri berasal dari Tim Pengajar dan Praktisi bidang Pengelolaan PAD, Tim Peneliti dan Konsultan PAD dari Pusat Studi Ekonomi dan Kebijakan Publik, Dosen-Dosen Senior Ahli Keuangan Daerah dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM Yogyakarta, yang dipimpin oleh Prof Dr Mardiasmo MBA AK (Direktur Jendral Perimbangan Keuangan, Departemen Keuangan RI, Guru Besar Fakultas Ekonomi UGM), Prof Dr Abdul Halim MBA, AK (Pakar Keuangan Daerah, Guru Besar Fakultas Ekonomi UGM), serta Dr Samsubar Saleh (Pakar Kebijakan Publik, Dosen Senior Fakultas Ekonomi dan Bisnis), serta peserta Bimtek Sekab Kukar.

“Upaya-upaya untuk meningkatkan pengelolaan sumber pendapatan daerah harus dilaksanakan secara komprehensif dan terintegrasi, mulai dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sehingga sasaran dari program Gerbang Dayaku yang telah aktualiasi dan vitalisasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat”, ungkap Sulaiman dalam sambutannya.

Ia menambahkan berdasarkan data yang ada peningkatan asli daerah Kab Kukar mengalami perkembangan yang cukup menggembirakan, Tahun 2008 PAD Kukar sebesar 92 Milyar dan Tahun 2009 mengalami kenaikan sebesar 168 Milyar.

“Kabupaten Kukar sangat tergantung dengan dana perimbangan, bila dana perimbangan itu turun banyak kegiatan pembangunan Kukar yang akan terhambat, maka perlu digali sumber-sumber pendapatan yang lain, sehingga mengurangi tingkat ketergantungan daerah pada sumber dana perimbangan yang berasal dari pusat”, lanjutnya.

Acara ditandai dengan penyematan tanda pengenal oleh Pj Bupati Kukar kepada perwakilan peserta. (rhm)