• Beranda
  • Peta Situs
  • Tentang Kami
  • Buku Tamu
Tenggarong, 27° C - Gerimis berpetir

Kutai Kartanegara
  • Pemerintahan

    Kepala Pemerintahan

    • Bupati
    • Wakil Bupati
    • Sekretaris Daerah

    Badan

    • Badan Kepegawaian Daerah
    • Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan
    • More ...

    Sekretariat

    • Bagian Humas & Protokol
    • Bagian Perekonomian
    • More ...

    Dinas

    • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
    • Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
    • More ...

    Kantor

    • Kantor Aset Daerah
    • Kantor Kebersihan dan Pertamanan
    • Kantor Pengelolaan Pasar
    • Kantor Satuan Polisi Pamong Praja
    • More ...

    Kecamatan

    • Kecamatan Anggana
    • Kecamatan Kembang Janggut
    • Kecamatan Kenohan
    • Kecamatan Kota Bangun
    • More ...
  • Pariwisata

    Wisata Alam

    • Danau Semayang Dan Danau Melintang
    • Kawasan Wisata Bukit Bengkirai
    • Pantai Tanah Merah
    • Taman Agrowisata Batuah
    • Taman Anggrek Sendawar
    • More ...

    Wisata Budaya

    • Kedaton Kutai Kartanegara
    • Masjid Jami’ Adji Amir Hasanoeddin
    • Muara Kaman
    • Museum Mulawarman
    • Sanga-Sanga
    • Wisata Budaya Lainnya

    Taman Rekreasi

    • Jembatan Kutai Kartanegara
    • Taman Wisata Pulau Kumala
    • Waduk Panji Sukarame
    • Taman Rekreasi Lainnya

    Wisata Ilmu Pengetahuan

    • BOS (Borneo Orang Utan Survival)
    • Museum Kayu Tuah Himba
    • Planetarium Jagat Raya
    • Wisata Ilmu Pengetahuan Lainnya
  • Investasi

    Ragam Peluang Investasi

    • Investasi Sektor Industri
    • Investasi Sektor Perkebunan
    • Investasi Sektor Kehutanan
    • Investasi Sektor Pariwisata
    • Investasi Sektor Pertanian
    • Investasi Sektor Peternakan
    • Investasi Sektor Perikanan
    • Investasi Sektor Pertambangan
    • Investasi Sektor Jasa
  • Pelayanan
  • Fasilitas
  • Database

Penduduk & Perekonomian

Dikirim Selasa, 22 April 2008 Oleh Eddy Subratha |

Jumlah penduduk Kabupaten Kutai Kartanegara pada tahun 2005 adalah 547.422 jiwa. Dibandingkan dengan luas wilayah maka kepadatan penduduk mencapai rata-rata 20,08 jiwa/km2. Penduduk yang bermukim di wilayah ini terdiri dari penduduk asli (Kutai, Benuaq, Tunjung, Bahau, Modang, Kenyah, Punan dan Kayan) dan penduduk pendatang seperti Jawa, Bugis, Banjar, Madura, Buton, Timor dan lain-lain.

Pola penyebaran penduduk sebagian besar mengikuti pola transportasi yang ada. Sungai Mahakam merupakan jalur arteri bagi transportasi lokal. Keadaan ini menyebabkan sebagian besar pemukiman penduduk terkonsentrasi di tepi Sungai Mahakam dan cabang-cabangnya.

Daerah-daerah yang agak jauh dari tepi sungai dimana belum terdapat prasarana jalan darat relatif kurang terisi dengan pemukiman penduduk.

Sebagian besar penduduk Kutai Kartanegara tinggal di perdesaan yakni mencapai 75,7% dan 24,3% berada di daerah perkotaan.  Sementara mata pencaharian penduduk sebagian besar di sektor pertanian 38,25%, industri/kerajinan 18,37%, perdagangan 10,59 % dan lain-lain 32,79%.

Perekonomian

Struktur ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara selama tahun 1999 sampai dengan tahun 2003 relatif tidak mengalami pergeseran.

Dua sektor yang sangat dominan dan memegang peranan penting dalam perekonomian Kutai Kartanegara karena memberi sumbangan nilai tambah terbesar adalah sektor pertambangan dan penggalian dengan sub sektor pertambangan migas dan sub sektor pertanian dengan sub sektor kehutanan.

Pada tahun 1999, peranan sektor pertambangan sebesar 78,22%terutama didukung oleh peranan sub sektor pertambangan migas sebesar 71,08%. Sedangkan sektor pertanian memiliki peranan 11,21% terutama didukung sub sektor kehutanan yang memiliki peranan 7,25%.

Pada tahun 2003, peranan sektor pertambangan dan penggalian mengalami penurunan menjadi 76,12%, hal ini terjadi karena menurunnya peranan sub sektor pertambangan migas yakni 69,96 persen.

Sedangkan sektor pertanian juga mengalami penurunan menjadi 10.69%, terutama didukung peranan sub sektor kehutanan sebesar 6.10%. Sementara itu, di tahun 2002 peranan sektor pertambangan dan penggalian mengalami peningkatan sebesar 77,67% jika dibanding tahun 2003. sedangkan untuk sektor pertanian mengalami penurunan dari 10,06% dibandingkan tahun 2003.

Bila komoditi minyak dan gas bumi dikeluarkan dari perhitungsn PDRB, maka dampak terhadap nilai PDRB dan distribusinya juga akan berbeda bila dibandingkan dengan perhitungan PDRB dengan migas. Di sini terlihat nyata perbedaan peranan atau kontribusi sektor dalam membentuk struktur perekonomian daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Seperti halnya dengan migas, struktur ekonomi Kabupaten Kutai Kartanegara tanpa migas tahun 1999 sampai dengan tahun 2003 juga relatif kurang banyak mengalami pergeseran di mana terlihat bahwa tanpa migas sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian Kutai Kartanegara karena memberi sumbangan nilai tambah terbesar.

Pada tahun 1999, sektor pertanian menyumbang sebesar 38,78% dan dalam tahun 2003 menjadi 35,59%. Setelah sektor pertanian diikuti oleh sektor pertambangan dan penggalian non migas; seperti batu bara, emas, perak dan lain-lain sebesar 20,52%. Sektor konstruksi 15,38% dan sektor perdagangan, hotel dan restoran 10,43% di tahun 2003.

Berita Lainnya

  • Dikirim Jumat, 30 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Umum / Pernik
    Deradiving Hibahkan Kompresor Bagi Penyelam Tradisional
  • Dikirim Jumat, 30 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Pemerintahan
    APBD Kukar 2010 Tercantum Di Lembaran Daerah
  • Dikirim Rabu, 14 Desember 2011 Oleh madi | Pemerintahan

    Diikuti Rekanan dan Lurah se-Kecamatan Samboja

    Sosialisasi LPSE juga di Kecamatan Samboja
  • Dikirim Rabu, 14 Desember 2011 Oleh madi | Pemerintahan

    "Amanah Perpres No 54 Tahun 2010"

    Sosialisasi LPSE di Kecamatan Muara Muntai
  • Dikirim Senin, 12 Desember 2011 Oleh madi | Pemerintahan

    Kecamatan Kota Bangun menjadi Yang Pertama

    Diskominfo Selenggarakan Sosialisasi LPSE hingga ke Kecamatan
  • Dikirim Jumat, 09 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Pemerintahan

    Kemarau, OP Dipercepat

    Disperindagkop Sambangi 10 Desa
  • Dikirim Rabu, 07 Desember 2011 Oleh Jaya. MN | Pemerintahan

    Terjadi Defisit Anggaran Rp 748,09 Milyar

    Rancangan APBD Kukar 2012 Disahkan

Kategori Berita

  • Bencana
  • Industri & Perdagangan
  • Keagamaan
  • Kehutanan
  • Kesehatan
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Seni & Budaya
  • Pendidikan
  • Perikanan dan Peternakan
  • Pertanian & Perkebunan
  • Pariwisata
  • Sosial Kemasyarakatan
  • Umum / Pernik

Link Dinas Lain

Kategori Berita

  • Bencana
  • Industri & Perdagangan
  • Keagamaan
  • Kehutanan
  • Kesehatan
  • Olah Raga
  • Pemerintahan
  • Seni & Budaya
  • Pendidikan
  • Perikanan dan Peternakan
  • Pertanian & Perkebunan
  • Pariwisata
  • Sosial Kemasyarakatan
  • Umum / Pernik

Informasi Waktu Sholat

Imsyak : 04:40 WITA
Subuh : 04:50 WITA
Dzuhur : 12:17 WITA
Ashar : 15:43 WITA
Magrib : 18:22 WITA
Isya : 19:36 WITA

Statistik Pengunjung

  • Hari Minggu, 05 Pebruari 2012
  • 100841 Pengunjung Sejak 1 Mei 2008
  • Saat ini : 15 pengunjung
Dikelola oleh Dinas Komunikasi & Informatika. Hak Cipta Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara © 2011